Datos personales

Foto saya
Otw to Mecca and Kenya. Tell me about everything. Even that's a lie. http://www.facebook.com/destayu

welcome on my blog ...

semoga kita bisa menjalin persaudaraan melalui blog yang saya buat ya ...
Powered By Blogger

Mengenai Saya

Foto saya
Otw to Mecca and Kenya. Tell me about everything. Even that's a lie. http://www.facebook.com/destayu

Pengikut

Cari Blog Ini

Kamis, 14 Januari 2010

Intuisi itu ada dalam al-quran

Gak ada yang mempengaruhi saya sampai akhirnya saya memutuskan untuk memilih Sastra Indonesia di Universitas Diponegoro sebagai jurusan dalam melanjutkan studi saya. Padahal,  Saya ingat betul ketika SMA sangat menyukai pelajaran Akuntansi. Mungkin ini yang dinamakan intuisi atau ilham yang diberikan langsung oleh Allah SWT, saya sangat percaya hal itu.

Memang, selain sangat menyukai akuntansi, disela-sela waktu luang, saya sering sekali menulis puisi, cerpen dan novel. Dan jika di flash-back, saya ingat, pertama kali mengenal sastra saat kelas 4 SD. Ketika itu, saya dan teman-teman di beri tugas untuk membuat puisi, padahal, saya sangat membenci puisi, saya sangat tidak suka dengan sesuatu yang puitis dan romantis. Berangkat dari ketidaksukaan itu, saya pun penasaran, sebenarnya apa sih puisi itu? Bagaimana cara membuatnya, bagaimana prosesnya, apa saja kesulitannya? Sampai akhirnya saya mencoba untuk membuatnya.

Hal pertama yang saya lakukan adalah membuka buku bahasa Indonesia, saya mengintip beberapa puisi di dalamnya, mencoba memahami, bukan maknanya melainkan kata-katanya, karena saya memang belum tahu bagaimana caranya memaknai sebuah puisi. Beberapa menit kemudian, pena di tangan saya mulai menari di atas kertas itu sambil mata saya menerawang memandangi langit. Saya sempat berpikir, puisi itu selalu menceritakan tentang alam, tak ayal puisi yang saya buat pun menceritakan tentang alam. Setelah selesai, saya membaca ulang tulisan itu, sambil senyum-senyum saya mengulangi lagi tulisan itu, akhirnya saya menyatakan sendiri bahwa SAYA MENYUKAI PUISI.

Entah itu hanya sifat anak-anak atau apa, yang jelas saya mendapatkna sebuah pelajaran hidup yang akan terus teringat sampai akhir hidup saya : perasaan suka terhadap suatu hal, berawal dari kebencian teramat sangat terhadap hal itu sendiri. Ini juga bisa berlaku sebaliknya, jika kita menyukai sesuatu secara berlebihan, bisa saja kita akan membenci hal itu di kemudian hari. Seiring perkembangan usia, saya pun tumbuh semakin dewasa, semakin banyak pelajaran hidup lain yang saya peroleh. Saya tidak pernah menyangka, bahwa pelajaran penting tentang puisi yang saya dapatkan itu, ternyata berintertekstual dengan suatu ayat dalam alquran yang kurang lebih berbunyi sebagai berikut : janganlah kamu mencintai sesuatu secara berlebihan, karena bisa jadi apa yang kamu cintai itu buruk bagimu.

Sebagai seorang muslim, al-quran adalah pedoman hidup dan memang telah saya jadikan sebagai teman. Al-quran mengajarkan banyak sekali hikmah kehidupan, jadi sudah seharusnya kita mengkaji isi yang terkandung di dalamnya agar bisa menjalani kehidupan yang begitu rumit. Sayangnya, al-quran memiliki bahasa yang tak semuanya bisa dimengerti dengan satu atau dua kali membaca, diperlukan beberapa pengulangan untuk bisa menelaah maksud-Nya.

Kembali pada pernyataan awal tentang kesukaan saya terhadap akuntansi, pada kenyataanya saya terus mengkaji al-quran dan makin sering menuliskan puisi. Dan tak ada hubungannya dengan akuntansi, saya justru menemukan kesamaan antara puisi dan al-quran, bahwa keduanya sama-sama memiliki makna yang begitu dalam, tak bisa dimengerti dengan satu atau dua kali pembacaan dan yang paling penting, keduanya sama-sama – puitis –

Berikut ini saya kutipkan sebuah ayat dalam al-quran yang kata-katanya begitu puitis dan nyastra :

Dialah yang menjadikan malam (sebagai ) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha” ( Qs . al-furqon  [ 25 ]: 47 ). Al-quran merupakan bagian dari sastra, itu yang menjadi motivasi terkuat dalam keputusan saya memilih jurusan satra Indonesia. Saya ingin bisa memahami makna yang terkandung di dalam alquran dari bahasanya yang begitu puitis dan nyastra. Jika ditanya kenapa saya memilih sastra Indonesia Undip, jawabnnya karena di kota saya belum ada jurusan sastra Indonesia murni, disana baru ada pendidikan bahasa Indonesia.

Semarang, 13 januari 2010

Oleh Desta Ayu Wulandari

(destarabbani@yahoo.co.id)

Minggu, 18 Oktober 2009
Rindu yang nyata

mungkin, hanya angin yang tahu
saat rasa seolah nyata.
bunga itu, merekah dibalik sipu.
Tuhan, izinkan asa ini menatap
dengan nada-nada rindu yang mengalun.
hatiku terperanjat, meraih senyumnya
menggelora dalam diam,
disini, ku nyatakan sendiri.
kerinduan ini tlah nyata,

desta ayu wulandari
aq mengenang,
masa ketika cinta pergi jauh
tak terjamah oleh hembusan kasih
luka tak ingin diam,
berkali tertata.

- tak ada -

kembali duka menyeringai
tak tersadar disana Tuhan tersenyum,
terdengar bisikkan menyeruak penuhi kerontangnya kalbu,
Aku akan tetap berada dalam ingatanmu yang kepada-Ku.
Kamis, 21 Mei 2009
assalamualaikum ...

wah, snangnya bisa ngeblog -again-

kali ini, gue punya cerita yang ... inspiratif, bisa dibilang gitu ( menurut gue) hha .

waktu itu, suatu pagi ... (halah)
gue, dan keluarga gue , lloh! (maksudnya nokap - bokap gitu) , mau ke metro -nama kota- .
karena ... mobil yang kita bawa nagmbek, minta minum , terpaksa deh ('gak ding, emang harus.hha) kita mampir di warung bensin alias pertamina .

kebetulan, pagi itu, kita dapet giliran ngantri ( hhoam. pagi gitu loh!)
ya, walaupun cuma satu ..hee .
sambil nunggu mobil bokap gue dikasih minum, gue melihat sekitar petamina .
umm, lumayan bersih .. and dari kejauhan gue lihat seorang bapak, dia 'gak sendirian,
tapi tubuhnya digelayuti dengan tumpukan barang ((dagangan). yup! bapak-bapak itu adalah seorang pedagang asongan .

but, bukan itu inti cerita gue .
lanjut yag ...

tuh pertamina kan dibagi 2, yang sebelah sini en sebelah sono. disebelah sinilah mobil gue nagntri, en disebelah sono .. ada seorang kasir pertamina yang baru aja selesai ngelayanin pelanggan ( pelanggan bensin, of course!) . perlahan ... bapak itu mendekat , perasaannya digelayuti keragu-raguan .. jantungnya dag .. dig .. dug ..

dengan malu-malu, dan suara yang begitu pelan, tapi gue masih bisa denger bu! hebat kan telinga sempurna ciptaan Allah tercinta inii , thangs Allah .

next .. nah, pas udah deket, bapak-bapak tadi bilang gini ,
"Ehm ... hai cewek, sendirian aja nih "

gwahaha ... orang dodol doang yang percaya kalo tuh bapak bilang kaya gitu.
sebenernya, tuh bapak bilang : "mba, ada tukeran duit gak?" katanya sambil nunjukin uang lima puluh ribuan .
trus, tuh mba ragu-ragu buka laci duit, dan diurungkan ..
"maaf pak, disebelah sana" kata tuh mba sambil nunjuk kearah mba-maba yang lagi ngasih jatah mobil bokap gue.

bapak itu pun mengikuti intruksi si mba .

eits, pas tuh bapak mendekat, seorang pria ikut mendekat. ternyata pria itu juga mau tuker duit .
karna masih pagi kali ya, jadi tuh mba berinisiatif bilang .
"maaf, 'gak ada"
deg ,. si bapak melangkah gontai . tapi si pria tadi lari ...

dsana, hati gue mulai tersentuh, pingin banget rasanya gue borong tuh semua barang dagangan si bapak. tapi , apa daya, aku tak berdaya .. tweng. dug. preet .

maksud gue ?

hha . dan si bapak melangkah pergi, tanpa kata .. ciyaela .

si mba yang pertama dimintain tolong si bapak pedagang asongan, bertindak melihat kejadian yang menyayat hati tadi ..(leboi ya gue)

"ca ..." anggaplah itu nama si mba yang kedua .
"apaan?"

"lo kasih gak?"
"siapa?"
"bapak itu" kata si mba pertama menunjuk bapak pedagang asongan yang terus melaju
"enggak" katanya polos
"kasian tau"

aku, dan kedua mba tadi melihat si bapak (padahal 'gak janjan ya?)

"pak... pak" seru si mba kedua
si bapak menoleh , dan mengangguk
"bapak mau tuker duit ya?" tanya si mba lagi .
"iya"
"sini pak"

dengan senyum sumringah si bapak pedagang asongan mendekat dan menyerahkhan selembar lima puluh ribuan.

"makasih ya" si bapak pun berlalu dengan senyum menggelayuti bibirnya, ia berlalu ..

oh .. hiks .. kejadian nyata ini, membuat gue sadar.
selama ini gue udah jadi anak yang 'gak tau diri, apa-apa maunya ada,

gue 'gak bisa bayangin, seandainya si bapak adalah bokap gue ..

ya allah ... alhamdulillah, kau telah berikan segalanya. yang tentunya sudah merupakan tebaik untukku .

wassalamualaikum ..

semoga gue, slytherin and seluruh kelas xii tahun 2009, LULUS 100 %.. AMIN YA ALLAH
Jumat, 27 Februari 2009
kapan ya ...

gue bisa jadi aku ?

pfufh ....

capeeeek
Senin, 16 Februari 2009
aku dan diriku

lelah sii . yapi gimana ya?
gaq mungkin ninggalin semua ini tanpa hasil .

UN . sekali lagi ku ulang peristiwa ini .

lagi , perasaan gusar menggelayuti .

entahlah .

aku hanya mencoba bertahan.